Orang-orang Yang Berubah Pikiran - AngeLinuks

Sedang mencoba terus berbenah. Hope you enjoy it. :)

Latest Update
Fetching data...

Selasa, 20 November 2018

Orang-orang Yang Berubah Pikiran

Image from here
Saya pernah dengar orang lain dikata-katain blunder saat apa yang dia lakukan bertolak belakang dengan statement yang sebelumnya pernah ia sampaikan. Misal, setahun yang lalu pernah bilang; saya hanya akan makan apapun yang alami, tidak akan pernah makan junk food. Eh taunya sekarang doyan. Kata netizen sih yang kayak begitu itu namanya blunder. Bener nggak sih?

Takut jadi orang blunder inilah alasannya, mengapa saya sempat maju mundur untuk blogging. Karena saya sadar diri bahwa saya sering mengalami perubahan pola pikir, entah dengan alasan kuat atau malah cuma remeh temeh. Tapi saya sadari saya kadang cepat berubah. Takutnya, kalau kelak ternyata saya menyalahi statement sendiri di blogpost-blogpost lama, apa artinya saya blunder?

Nah, sekarang kok saya ngeblog lagi ternyata, apa sudah lebih ajeg dan berpendirian? Wk.

Sebetulnya, orang-orang yang dicap blunder itu nggak sepenuhnya salah juga, menurut saya. Sebab siapa sih yang akan bertahan dengan pola pikir yang sama dan itu-itu saja sampai akhir dunia? Siapa sih yang nggak lantas berubah jadi; "oh iya ya, beginipun boleh juga ternyata." Saat menemukan hal yang baginya lebih baik? Lepas dari lebih baiknya ini betul atau salah, karena selalu relatif dan subyektif, seenggaknya kalau dia berubah mungkin menurut dia ya ini lebih baik, mungkin begitu.

Bagi saya, itu enggak apa-apa. Berubah pikiran, adalah hal yang lazim dilakukan manusia kebanyakan.

Karena bahkan di dunia nyata pun manusia memang begitu, berubah-ubah. Saking saja nggak ada bukti otentik bahwa mereka pernah punya pemikiran bertolak belakang. Nah kalau di blog kan ada. Kalau lantas di kemudian hari ada yang sengaja membanding-bandingkan statement lama dengan aktivitas baru lalu yang bersangkutan dicap blunder, ya mungkin dia lagi apes aja. Mungkin memang perubahannya cenderung negatif, merugikan orang lain, sampai memicu pro kontra, atau saking pengamatnya aja yang kurang kerjaan dan terlalu membesar-besarkan.

Maka sekarang saya ngeblog lagi. Bukan karena nggak takut blunder. Barangkali, justru blog bisa begitu berguna merekam apa-apa yang saya pernah pikirkan. Kalau kelak lagi iseng, mungkin saya bisa baca-baca lagi. Untuk bercermin. Oh ini loh isi kepala saya di tahun ini dan bulan ini. Oh ini pas masih berani, oh sekarang penakut dong? Oh yang ini malu-maluin yaa ternyata. Dan berbagai kemungkinan reaksi lainnya.

Ya semoga aja dari waktu ke waktu perubahan kitorang semakin baik, ya. Tidak jalan di tempat, tidak pula balik kanan maju jalan. Ya iya kan ini kehidupan, bukan barisan pengibar bendera.

Udah malem, by the way. Selamat blogging. Jangan lupa gosok gigi sebelum tidur yaaa.

1 Comments

Menurutku blunder itu kalau orang ngomong tapi gak jelas intinya apa. Muter2 gitu...


EmoticonEmoticon